Salurkan Kepedulian Anda melalui: Bank Syariah Mandiri Rek. No. 004.002.2222 a.n. Yayasan DD Republika LKC atau Bank Muamalat Indonesia Rek. No. 303.00265.15 a.n. LKC DD Republika             Total Dana Terkumpul: Rp 23.201.615,-
    • Serah Terima Mobil Ambulance Bantuan UPZ BNI

      24 June 2008

      Atas dasar permasalahan kesehatan dhuafa yang terjadi di masyarakat serta kebutuhan akan sinergi dengan lembaga sosial atau NGO, Bank Negara Indonesia dalam hal ini di wakili oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ-BNI) mencoba memberikan solusi permasalahan dalam bentuk bantuan kendaraan Ambulance yang diserahkan langsung kepada Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa, sebuah lembaga yang memberikan pelayanan gratis bagi kaum dhuafa.

    • PT. PPA BERBAGI NIKMAT SEHAT

      2 June 2008

      Sebagai wujud kepedulian sosial, PT PPA bersinergi dengan LKC mengadakan berbagai kegiatan sosial. Setelah sukses dengan Aksi Layan Sehat bertajuk PT. PPA PEDULI SEHAT II yang berlangsung pada bulan Februari hingga Maret 2008, PT PPA membiayai pengobatan beberapa pasien LKC yang membutuhkan dana yang tidak sedikit.

    • Peresmian Pos Sehat LKC Ke 9 di Perumahan Legenda Wisata Cibubur

      22 May 2008

      Selasa, 20 Mei 2008 bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, LKC Dompet Dhuafa bekerjasama dengan Yayasan Masjid Al Ittihad Legenda Wisata Cibubur, melaksanakan prosesi Launching Program POS SEHAT Yayasan Masjid Al Ittihad - Legenda Wisata.

    • Adira Finance Berbagi Nikmat Sehat

      16 May 2008

      Dewa adalah anak kedua dari dua bersaudara yang berusia 2 bulan, usia kandungan ibunya saat melahirkan dewa adalah 11 bulan dan dewa lahir dengan operasi caesar. Saat ini pasien sedang dirawat di LKC dan rencananya, Rabu 30 April 2008 akan dibawa ke RS Rujukan untuk tindakan selanjutnya. Keluarga Dewa sudah bingung karena tidak mempunyai biaya untuk operasi dewa dan kepala dewa makin hari makin membesar.

    • Adhimix Peduli Sehat

      2 May 2008

      Rangkaian Ulang tahun PT Adhimix Precast Indonesia dilengkapi dengan kegiatan Aksi Layan Sehat yang bertajuk Berbagi Sehat Bersama Adhimix.

Profil Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

PROFIL LEMBAGA

Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) adalah lembaga nirlaba yang memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat tidak mampu yang didirikan pada tanggal 6 November 2001 dan diresmikan oleh Wakil Presiden RI Bapak DR. Hamzah Haz. Pelayanan diberikan melalui berbagai program seperti Gerai Sehat (klinik gratis), Aksi Layan Sehat (layanan kesehatan mobile di daerah kumuh), dan SIGAP Bencana (layanan kesehatan di daerah bencana dan konflik). Agar tepat sasaran, seluruh pelayanan dijalankan menggunakan sistem kepesertaan berbasis keluarga. Sejak enam tahun berkiprah, LKC sudah meng-cover sekitar 53.850 jiwa sebagai peserta dari tiga lokasi Gerai Sehat dan puluhan daerah binaan yang dilayani melalui program Aksi Layan Sehat. Selain itu, LKC juga membantu kesehatan ribuan jiwa korban bencana alam dan konflik, seperti bencana banjir nasional 2002 dan 2007, konflik Ambon, bencana tanah longsor Bandung dan bencana tsunami Aceh dan gempa Nias. Serta tsunami Yogya dan Pangandaran.

LKC merupakan alternatif solusi atas permasalahan kaum miskin. Dasar pemikirannya adalah memecahkan masalah tanpa menimbulkan masalah baru. LKC telah berevolusi menjadi sebuah model yang melibatkan partisipasi aktif seluruh masyarakat. Gambarannya, kaum miskin dapat berobat gratis sementara pembiayaan kesehatannya didanai oleh seluruh elemen masyarakat, mulai dari individu sampai perusahaan. Selain dana, masyarakat juga membantu dari berbagai sisi, seperti tenaga dengan menjadi relawan LKC. Dengan model ini, besar biaya kesehatan per keluarga miskin yang ditanggung pun menjadi murah.

Keberadaan LKC sebagai mitra masyarakat tidak mampu di daerah Jadebotabek dapat menjadi pilihan pelaksana kegiatan Corporate Social Responsibility. Bidang garapan yang jelas dan fokus, jumlah cakupan masyarakat tidak mampu yang besar dan luas, dan program-program unggulan yang strategis, efektif, efisien dan terukur, serta pengelolaan lembaga yang akuntabel dan profesional merupakan faktor pendukung LKC. Selain itu, afiliasi LKC pada Yayasan Dompet Dhuafa yang telah berkiprah selama 14 tahun di kancah lembaga nirlaba di Indonesia menjadi kekuatan tersendiri yang unik. Dan puluhan perusahaan lokal maupun multinasional besar yang telah menaruh kepercayaan pada LKC untuk bekerja sama menjadi sebuah bukti nyata.

 


VISI

“Terwujudnya Keluarga Sehat Mandiri”

MISI

  1. Mengoptimalkan upaya promosi kesehatan bagi keluarga dhuafa
  2. Menjalankan pelayanan kesehatan keluarga dhuafa yang ramah,amanah dan profesional
  3. Membina model pelayanan kesehatan masyarakat dhuafa yang terpadu

STRATEGI

  1. Optimalisasi Promosi kesehatan keluarga
  2. Pemberdayaan kesehatan keluarga mandiri
  3. Pelayanan kesehatan bermutu dan terpadu
  4. Pembinaan Kampung sehat
  5. Pembentukan Masyarakat siaga bencana
  6. Bermitra dengan Pemerintah dan Swasta, NGO nasional dan internasional dlm program kesehatan masyarakat
  7. Memiliki budaya organisasi unggul
  8. Membentuk karyawan yg berkarakter social enterpreneur

Budaya Organisasi

"S I M P A T I K"

 
BUDAYA
TOLOK UKUR
RINCIAN
S Senang hati bekerja Melayani dgn sepenuh hat Tuntas bekerja utk dhuafa
I Inginkan ridho ilahi Ketedanan sbg wujud nyta komitmen melayani dhuafa Di awali keteladanan diri sendiri melalui disiplin profesional dan amanah
    Ramah Tersenyum sekaipun dikirtik
      Ucapkan salam dan menjawab dgn utuh
      Menjadi sahabat bagi teman karyawan
M Mengasihi dhuafa Senantiasa bekerja dan bermanfaat u umat Terlaksananya program dan dapat dirasakan oleh mustahik
P Pelayan prima Disiplin Sesuai keilmuan, tatib, sop
    Profesionalisme Kerja tepat waktu
      Pakaian kerja
      Agenda kerja harian,pekanan, bulanan
      Rasa keadilan
      Bersih tidak ada lalat noda, bau diruangan (ob)
      Secara fisik ada output (administrasi)
      Sesuai sop dan protokol terapi (pelayanan)
      Memberikan penjelsan yang tepat (respon komplain)
A Amanah Melaksanakan tg jawab dgn amanah Tdk keluar dr visi misi
    Tidak korupsi waktu maupun aset lembaga
      Tidak menunda pekerjaan
      Tidak sering meminta izin yang tidak syari
T Trampil Profesionalisme Cekatan
I Istiqomah Komitmen dan keteldanan Keteladanan menjalankan sesuai sop
    Berebut mengaku salah  
K Kreatif-proaktif Proaktif Memberikan report tanpa diminta
    Cerdas kreatif dan siap bekerja sama  
    Berani mengambil risiko  


Program – Gerai Sehat

Gerai Sehat merupakan unit layanan dalam gedung LKC yang menyediakan layanan kesehatan dasar plus bagi kaum duafa (fakir & miskin) secara cuma-cuma. Gerai Sehat diproyeksikan hadir di titik-titik strategis wilayah konsentrasi kaum duafa di Jadebotabek*. Sampai tahun 2007, Gerai Sehat sudah terdapat di Ciputat-Tangerang dan Bekasi-Jawa Barat dan Masjid Agung Sunda Kelapa. Gerai Sehat lainnya diharapkan akan terus bertambah di setiap wilayah Indonesia.

Waktu layanan Gerai Sehat bervariasi mulai dari 24 jam sehari sampai pagi sore. Jenis layanan Gerai Sehat utamanya Kegawatdaruratan, Dokter Umum, Kebidanan dengan segala jenis layanannya dan Obat-Obatan. Selain ketiganya, variasi layanan Gerai Sehat mencakup Dokter Gigi, Dokter Spesialis, Layanan Bedah Minor, Laboratorium, Rawat Inap Sementara dan Rujukan rumah sakit. Kelak, rujukan rumah sakit akan berpusat di Rumah Sakit LKC.

Gerai Sehat adalah aset sosial milik masyarakat. Master Plan pengembangannya pun mengarah pada kerja sama pembiayaan dan pengelolaan Gerai Sehat antara LKC dengan elemen masyarakat sekitar, seperti perusahaan, yayasan dan lain sebagainya. Dengan demikian Gerai Sehat sangat terbuka untuk bersinergi dengan program Community Development sebuah perusahaan.

*Jadebotabek terdiri dari Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi

Program – Aksi Layan Sehat

Aksi Layan Sehat merupakan salah satu unit layanan luar gedung LKC yang memberikan pelayanan kesehatan dasar dan kesehatan lingkungan. Target utama Aksi Layan Sehat adalah daerah kumuh dan kantong kemiskinan di Jadebotabek*. Aksi Layan Sehat didukung oleh barisan relawan medis dan non medis juga mobil medis lengkap dengan fasilitasnya.

Jenis layanan yang diberikan meliputi:
- Pengobatan Umum
- Kesehatan Gigi
- Pemeriksaan KIA
- Imunisasi
- Pemberian Tambahan Gizi
- Asistensi Pembinaan Wilayah

Konsep program Aksi Layan Sehat adalah pembinaan. Untuk itu Aksi Layan Sehat hadir secara periodik di satu wilayah kumuh dengan model pengelolaan daerah binaan. Selain itu, Aksi Layan Sehat juga menjadi alternatif bagi kaum duafa (fakir & miskin) yang sulit menjangkau Gerai Sehat. Atas dasar itu, pemilihan daerah pun selalu didasarkan pada hasil pemetaan wilayah kumuh Jadebotabek, hasil survey wilayah dan prioritas bantuan kesehatan.

Program – Masyarakat Sehat

Kesehatan manusia sejatinya tidak hanya terfokus pada aspek fisik namun juga melingkupi aspek kejiwaan. Masyarakat Sehat adalah program yang dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas kesehatan kaum duafa (fakir & miskin) dalam aspek bio-psiko-sosio-religi. Melalui program ini dilakukan edukasi medis dan non medis terhadap duafa. Tujuannya membangun perilaku hidup sehat dengan memberikan pengetahuan kesehatan dan pembinaan akhlak.

Program Masyarakat sehat dijalankan dengan sistem kemitraan yang dilandasi ikatan ukhuwah. Dalam program ini kaum duafa dilibatkan sepenuhnya untuk memberdayakan diri mereka dalam berbagai aktifitas yang bersifat edukatif, promotif dan prefentif. Kegiatan Masyarakat Sehat dijalankan pada unit layanan dalam Gedung, yaitu Gerai Sehat, dan unit layanan luar gedung, yaitu Aksi Layan Sehat dan Aksi Tanggap Bencana.

Jenis kegiatan Masyarakat Sehat diantaranya :
• pembinaan kesehatan spiritual
• pembinaan kesehatan lingkungan
• pedidikan tentang gizi dan kesehatan masyarakat.
• pembentukan Kelompok duafa sehat

Program – SigaB (Aksi Tanggap Bencana)

Bersama dengan Aksi Cepat Tanggap dari Dompet Dhuafa Republika (ACT DD), LKC melayani masyarakat di daerah konflik dan bencana. Inti kegiatan Tanggap Bencana adalah memberikan pengobatan umum dan memulihkan trauma konflik/bencana kaum duafa (fakir & miskin). Sementara pemulihan ekonomi dan sendi-sendi kehidupan lainnya dikerjakan oleh ACT DD.

Selain pasca bencana, aktivitas Tanggap Bencana juga meliputi pra bencana. Tim Tanggap Bencana memberikan pelatihan-pelatihan penanganan bencana dan pertolongan pertamanya. Pelatihan diberikan di daerah-daerah kumuh dan kantong-kantong kemiskinan rawan konflik dan bencana.

Dalam perjalanannya, Tanggap Bencana LKC sudah turun di berbagai lokasi bencana dan konflik, seperti Bencana Banjir Nasional 2002 dan 2007, Bencana Longsor Garut, sampai yang terakhir Konflik Ambon. Selain ACT DD, LKC juga bekerja sama dengan berbagai lembaga lain mulai dari lembaga nirlaba, LSM sampai Pemerintah.

SISTEM KEPESERTAAN

LKC didukung sepenuhnya oleh donasi masyarakat. Dengan demikian LKC adalah milik masyarakat dan merupakan amanah bagi para pengelolanya. Untuk itu, LKC menerapkan sistem kepesertaan bagi kaum duafa (fakir & miskin) yang membutuhkan bantuan kesehatan.

Sistem kepesertaan LKC berlaku untuk 1 keluarga. Setiap keluarga dapat mendaftarkan diri secara langsung atau direkomendasikan oleh RT/RW/Lurah untuk jadi peserta. Persyaratan yang diperlukan adalah fotokopi KTP, Fotokopi Kartu Keluarga, dan surat keterangan tidak mampu dari RT/RW/Lurah. Selanjutnya, keluarga duafa yang sudah mendaftar akan disurvei kelayakannya di rumah masing-masing oleh tim survei LKC. Kriteria kelayakan peserta meliputi aspek kemiskinan, kesehatan dan keimanan. Apabila disetujui maka mereka akan mendapat kartu peserta dan dapat berobat secara cuma-cuma.

Kartu peserta LKC berjangka waktu 1 tahun. Jika masa berlakunya habis, peserta dapat mengajukan perpanjangan dan LKC akan melakukan survey ulang kelayakan. Dari hasil survey ulang akan diputuskan perpanjangan masa berlaku kepesertaan untuk 1 tahun ke depan. Sampai dengan September 2007 anggota LKC sudah mencdapai 10.611 kk (kepala keluarga) atau setara dengan 53.055 jiwa.

 

Kartu Peserta LKC

 

JEJARING DOMPET DHUAFA REPUBLIKA

Dompet Dhuafa Republika (DD) adalah lembaga nirlaba yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum duafa (fakir & miskin) dengan dana ZAKAT, INFAQ & SHODAQOH. Organisasi ini lahir dari empati kolektif komunitas jurnalis yang sering berinteraksi dengan masyarakat miskin, sekaligus kerap jumpa dengan kaum kaya. Digagaslah manajemen galang kebersamaan dengan siapapun yang berkepedulian kepada kaum duafa. Empat orang wartawan yaitu Parni Hadi, Haidar Bagir, S. Sinansari Ecip dan Eri Sudewo berpadu sebagai Dewan Pendiri lembaga independen DOMPET DHUAFA REPUBLIKA.

DD tercatat di Departemen Sosial RI sebagai organisasi yang berbentuk yayasan. Pembentukan Yayasan dilakukan di hadapan Notaris H, Abu Yusuf SH tanggal 14 September1994, diumumkan dalam Berita Negara RI No. 163/A.YAY.HKM/1996/PN JAKSEL. Tanggal 8 Oktober 2001 Menteri Agama Republik Indonesia mengeluarkan Surat Keputusan nomor 439 Tahun 2001 tentang Pengukuhan DD sebagai Lembaga Amil Zakat tingkat Nasional. Mulai Tahun 2003, DD bermetamorfosis menjadi JEJARING MULTI KORIDOR DOMPET DHUAFA REPUBLIKA (JMK DD) guna mendorong profesionalisme pengelolaan sumber daya berdasarkan aktivitas inti yang khas.